nida_hutama
Minggu, 13 Mei 2012
peralatan kandang
D.Peralatan Kandang
Macam tempat makan ;
1.Bentuk kaki bulat, untuk ayam selama masa brooder s/d 2-3 hari
2Memanjang, bisa terbuat dari seng, kayu atau bambu, PVC. Digunakan ayam masa brooder, remaja dan dewasa pada kandang litter atau battery
3.Bentuk gantung, terbuat dari plastik atau seng, biasa digunakan pada yam broiler
4.Bentuk mangkuk, digunakan di peternakan kecil terbuat dari plastik dan seng
5.Memanjang otomatis, terbuat dari seng dilapisi aluminium, pakan dibawa dari penampung (hooper) di luar kandang dengan rantai sepanjang tempat pakan.
Tabel. 3 Kebutuhan tempat pakan sesuai dengan umur ayam broiler
Umur (hari) Jenis tempat makan
1-3 Kertas koran atau box DOC
4-14 Bentuk berlobang atau panjang (1 m untuk 50 ekor)
15-panen Bentuk gantung atau panjang (7 kg untuk 50 kg berat badan)
Macam tempat minum ;
1.Bentuk memanjang, digunakan untuk kandang battery
2.Bentuk tabung,
3.Bentuk mangkuk, untuk battery tunggal
4.Bentuk lonceng otomatis, terbuat dari plastik, air minum dikontrol dengan klep, bisa digunakan untuk 100-150 ekor ayam.
Tabel.4 Kebutuhan tempat minum sesuai dengan umur ayam broiler
Umur (hari) Jenis tempat minum
1-14 Kapasitas 1 liter atau 1 galon, tapi harus
diberi batu/ kerikil untuk 50 ekor)
14- panen Kapasitas 1-2 galon (untuk 50-60 kg berat badan)
Peralatan lain ;
1.Alat pemanas (brooder), diberikan pada masa starter. Sering disebut gasolek dengan sumber pemanas gas, selain itu dapat menggunakan kompor, lampu minyak, dan lampu listrik.Penggunaan kompor lebih rendah dengan ketinggian 60 cm dari litter, lampu minyak tidak baik digunakan karena menimbulkan asap yang mengganggu pernapasan ayam dan panas yang dihasilkan tidak stabil.
2.Thermometer, diletakkan di tempat yang mudah dikontrol dan digunakan pada masa starter
3.Tabung gas, penggunaan dengan kapasitas 50 kg lebih dianjurkan karena efisien dibandingkan dengan kapasitas kecil
4.Regulator, merupakan rangkaian dari gasolek yang berfungsi mengatur derajat panas gasolek
5.Sekop, untuk membersihkan feses. Untuk pemeliharaan 5000 ekor cukup tersedia 3 sekop
6.Ember, dapat terbuat dari plastik atau karet
7.Selang
8.Kawat atau tali
9.Alat kesehatan, seperti suntikan, pisau, gunting, kapas
10.dll
PEMELIHARAAN FASE STARTER
A.Persiapan Kandang
Sebelum kandang dipakai terlebih dahulu harus dibersihkan dari kotoran yang menempel di lantai dan disemprot dengan desinfektan. Dan di lingkungan sekitar kandang harus dibersihkan terutama semak belukar, pohon yang rimbun juga dikurangi untuk mencegah bersarangnya hama. Tempat pakan dan minum dicuci dengan air yang mengandung desinfektan dan dikeringkan.
Beberapa jenis desinfektan ;
1.Formaldehyd, contoh formalin 37-40 % dan long life
2.Glutaraldehyde, contoh sanisguad
3.Iodine, contoh biocide
4.Quarternary ammonia compound, contoh sarakill
5.Phenol, contoh tekrol
6.Chlorine compound, conztoh TH4 dan virkon
Menutup kandang dengan tirai ¾ bagian dan ¼ bagian atas dibuka (untuk pertukaran udara).
1.Chick guard, dipasang melingkar bulat dengan garis tengah 3 m, tinggi chick guard 40 cm. Dalam satu chick guard diisi DOC sebanyak 500-750 ekor. Bahan chick guard bisa terbuat dari seng, layar, karung, triplek, atau box bekas DOC. Chick guard dilebarkan tiga hari pertama dan diulang dua hari sekali selebar 0,3-0,5 m.
2.Alat pemanas, satu pemanas untuk 1 chick guard. Pemanas dapat menggunakan gasolek yang diatur panasnya dengan regulator yang ada pada tabung gas. Tinggi alat pemanas dari lantai 1,5 m dan diletakkan di tengah chick guard. Pemanas dinyalakan 2-3 jam sebelum DOC tiba.
Tabel. 5 Kebutuhan gas, minyak tanah, dan batu bara selama pemeliharaan awal (21 hari) per 1000 ekor DOC
No Nama Barang Jumlah
1 LPG 50 kg (tabung) 5-7
2 Minyak tanah (liter) 100-120
3 Batu bara (kg) 100-130
3. Thermometer, digunakan untuk mengontrol suhu
.
Tabel. 6 Keperluan temperatur dan kepadatan untuk DOC selama periode pemanasan
No Umur (hari) Temperatur (o C) Kepadatan (ekor/m2)
1 0-3 32-35 60-70
2 4-7 29-34 40-50
3 8-14 27-31 20-30
4 15-21 25-27 8-10
4.Tempat minum, dalam satu chick guard disediakan 10-15 buah kapasitas 1 liter, penempatan air minum di letakkan merata dan tidak di bawah pemanas. Satu jam menjelang DOC tiba air minum harus tersedia. Air minum saat DOC datang ditambah air gula 1-2 % dari air minum untuk menggantikan energi yang hilang selama perjalanan. Pada 3-5 hari disarankan pemberian antibiotik spektrum luas dan vitamin elektrolit.
5.Tempat pakan, selama 5 hari pertama menggunakan pakan lepek/ box dengan kapasitas 100 ekor / lepek
6.Sekam , taburkan bubuk kapur sebanyak 5 kg tiap chick guard kemudian sekam setinggi 5 cm. Semprot litters dengan desinfektan sebelum digunakan
B.Pemeliharaan Masa Starter
1.Temperatur
2.Saat DOC tiba segera lakukan seleksi DOC cacat maupun sakit segera di culling
3.Pemberian pakan, umur 1-28 hari pakan diberikan adlibitum untuk mendapatkan bobot badan akhir yang optimal. Umur tempat pakan 1 box dapat dipakai untuk 100 ekor DOC dan setelah 5 hari dapat diganti dengan tempat pakan gantung diameter 40 cm untuk 75-90 ekor DOC
Tabel.7 Pemberian pakan untuk pemeliharaan jenis Hypeco broiler ;
No Umur (hari) Pakan (gr/ekor/hari) Minum (liter/hari/100 ekor)
1 1-7 17 1,8
2 8-14 43 3,1
3 15-21 66 4,5
4 22-29 91 7,7
Sumber : Cahyono, 1995
4.Tirai, pada akhir minggu pertama bagian atas dapat dibuka separuh dan pada akhir minggu ke tiga tirai dapat dibuka semua
5.Alas, alas segera diganti jika basah dan lembab. Karena litter yang basah merupakan tempat berkembang biak yang baik untuk bibit penyakit
6.Pemberian lampu penerangan digunakan mulai malam hari sampai pagi dan dapat menambah kehangatan ayam
Pengaturan penerangan sbb ;
a.Dua hari pertama diberikan 2 x 24 jam 40 watt per 20 m2
b.Umur 2-7 hari selama 12 jam pada malam hari 40 watt per 20 m2 pukul 18.00-06.00 wib
c.Umur 2-3 minggu selama 4 jam pukul 02.00-06.00 wib 25 watt atau pukul 18.00-22.00 wib
d.Umur 4 minggu penerangan dihentikan jika perlu
Kontrol ;
1.Pemisahan DOC yang kurang sehat dan kecil dari rata DOC (cacat).
2.Kondisi sekam
3.Penyemprotan desinfektan secara rutin
4.Menjelang akhir minggu pertama tempat pakan dan minum diberikan dengan jumlah 15-16 buah (kapasitas 2 gallon) yang di atur berseling dengan tempat pakan
Selasa, 10 April 2012
MATA PELAJARAN TEKNOLOGI TERNAK UNGGAS jilid 1
MATA PELAJARAN TEKNOLOGI TERNAK UNGGAS jilid 1_ Lanjutan
Kelebihan dan kelemahan berbagai jenis alas kandang
Kandang Postal
Kelemahan :
1. Bila ada wabah cepat menular
2. Bila basah jadi sarang penyakit
3. Mudah terjadi kanibal
4. Sukar menyeleksi
5. Petelur condong mengeram
6. Ada ayam baru , litter harus diganti
Kebaikan :
1. Murah dan praktis
2. Tidak perlu tiap hari dibersihkan
3. Litter merupakan sumber vitamin
4. Lantai tidak cepat rusak dan keselamatan kaki terpelihara
5. Bau berkurang dan menjadi tempat mengais
Kandang Battery
Kelemahan :
1. Mahal
2. Banyak lalat dan bau
3. Sering terjadi kelumpuhan
4. Sering terjadi defisiensi mineral
5. Produksi telur lebih sedikit daripada postal
Kelebihan :
1. Hemat tempat
2. Mudah kontrol
3. Telur bersih
4. Mengurangi kanibal
5. Energi tidak banyak terbuang
6. Mengurangi penularan penyakit
Kandang ren
Kelamahan :
1. Perlu tempat luas
2. Mudah terserang penyakit ditularkan melalui burung dan udara
3. Mudah kena parasit (cacing, kutu)
4. Energi banyak terbuang
5. Tidak dapat diterapkan di pegunungn dan banyak hujan
Kelebihan :
1. Murah dan praktis
2. Tidak perlu tiap hari dibersihkan
3. Litter merupakan sumber vitamin
4. Lantai tidak cepat rusak dan keselamatan kaki terpelihara
5. Bau berkurang dan menjadi tempat mengais
6. Pergerakan cukup
7. Sinar cukup
8. Ada tambahan mineral dan vitamin
Kandang kombinasi
Kelemahan :
1. Perlu keahlian khusus
2. Perlu bahan beraneka ragam
Kelebihan :
1. Saling menutupi kelemahannya
2. Dapat disesuaikan dengan kebutuhan, tempat, biaya dan kondisi yang ada
Tipe Kandang Tertutup

Gambar kandang tertutup dengan blower fan
Faktor-faktor yang mempengaruhi kandang tipe tertutup ;
1. Mengatur kecepatan aliran udara (air velocity) agar tetap ideal yaitu 350-475 feet/ menit
2. Mengatur pergantian udara (air exchange rate) dalam kandang, pergantian udara 1 kali/ menit berguna untuk mengurangi panas yang dihasilkan ayam di dalam kandang.
3. Membuat air deflector, sejenis sekat yang dipasang di bagian atap kandang.
4. Menentukan besar lubang masuk udara (air inlet)
5. Mengatur temperatur dan kelembapan harus disesuaikan dengan kebutuhan ayam
6. Menjaga litters tetap kering sehingga gas ammonia tidak lebih dari 20 ppm
7. Melakukan pemeliharaan dengan teliti dan tepat
Beberapa cara untuk mengatasi udara panas pada kadang tertutup ;
1. Memasang insulasi di atap kandang. Insulasi adalah semua bahan yang dapat mengurangi kecepatan perpindahan panas dari satu area ke area yang lain.
2. Memasang kipas angin (blower fan), biasa digunakan ukuran 24 inch, 36 inch dan 42 inch. Kipas diletakkan di bawah atau diatas dengan ketinggian 0,5-1,2 m dari lantai
3. Membuat hujan buatan, kandang menggunakan nosel yang mengeluarkan air di atas saat cuaca panas
4. Memasang kipas kabut di dalam kandang (fogger fan), merupakan perpaduan kipas dengan nosel sehingga menimbulkan kabut yang dapat mengurangi udara panas dalam kandang
5. Menanam pohon di sekitar kandang dengan jarak 10 meter.
6. Menanam rumput atau tanaman pendek di sekitar kandang untuk menyerap panas matahari
Kelebihan dan kelemahan berbagai jenis alas kandang
Kandang Postal
Kelemahan :
1. Bila ada wabah cepat menular
2. Bila basah jadi sarang penyakit
3. Mudah terjadi kanibal
4. Sukar menyeleksi
5. Petelur condong mengeram
6. Ada ayam baru , litter harus diganti
Kebaikan :
1. Murah dan praktis
2. Tidak perlu tiap hari dibersihkan
3. Litter merupakan sumber vitamin
4. Lantai tidak cepat rusak dan keselamatan kaki terpelihara
5. Bau berkurang dan menjadi tempat mengais
Kandang Battery
Kelemahan :
1. Mahal
2. Banyak lalat dan bau
3. Sering terjadi kelumpuhan
4. Sering terjadi defisiensi mineral
5. Produksi telur lebih sedikit daripada postal
Kelebihan :
1. Hemat tempat
2. Mudah kontrol
3. Telur bersih
4. Mengurangi kanibal
5. Energi tidak banyak terbuang
6. Mengurangi penularan penyakit
Kandang ren
Kelamahan :
1. Perlu tempat luas
2. Mudah terserang penyakit ditularkan melalui burung dan udara
3. Mudah kena parasit (cacing, kutu)
4. Energi banyak terbuang
5. Tidak dapat diterapkan di pegunungn dan banyak hujan
Kelebihan :
1. Murah dan praktis
2. Tidak perlu tiap hari dibersihkan
3. Litter merupakan sumber vitamin
4. Lantai tidak cepat rusak dan keselamatan kaki terpelihara
5. Bau berkurang dan menjadi tempat mengais
6. Pergerakan cukup
7. Sinar cukup
8. Ada tambahan mineral dan vitamin
Kandang kombinasi
Kelemahan :
1. Perlu keahlian khusus
2. Perlu bahan beraneka ragam
Kelebihan :
1. Saling menutupi kelemahannya
2. Dapat disesuaikan dengan kebutuhan, tempat, biaya dan kondisi yang ada
Tipe Kandang Tertutup
Gambar kandang tertutup dengan blower fan
Faktor-faktor yang mempengaruhi kandang tipe tertutup ;
1. Mengatur kecepatan aliran udara (air velocity) agar tetap ideal yaitu 350-475 feet/ menit
2. Mengatur pergantian udara (air exchange rate) dalam kandang, pergantian udara 1 kali/ menit berguna untuk mengurangi panas yang dihasilkan ayam di dalam kandang.
3. Membuat air deflector, sejenis sekat yang dipasang di bagian atap kandang.
4. Menentukan besar lubang masuk udara (air inlet)
5. Mengatur temperatur dan kelembapan harus disesuaikan dengan kebutuhan ayam
6. Menjaga litters tetap kering sehingga gas ammonia tidak lebih dari 20 ppm
7. Melakukan pemeliharaan dengan teliti dan tepat
Beberapa cara untuk mengatasi udara panas pada kadang tertutup ;
1. Memasang insulasi di atap kandang. Insulasi adalah semua bahan yang dapat mengurangi kecepatan perpindahan panas dari satu area ke area yang lain.
2. Memasang kipas angin (blower fan), biasa digunakan ukuran 24 inch, 36 inch dan 42 inch. Kipas diletakkan di bawah atau diatas dengan ketinggian 0,5-1,2 m dari lantai
3. Membuat hujan buatan, kandang menggunakan nosel yang mengeluarkan air di atas saat cuaca panas
4. Memasang kipas kabut di dalam kandang (fogger fan), merupakan perpaduan kipas dengan nosel sehingga menimbulkan kabut yang dapat mengurangi udara panas dalam kandang
5. Menanam pohon di sekitar kandang dengan jarak 10 meter.
6. Menanam rumput atau tanaman pendek di sekitar kandang untuk menyerap panas matahari
Langganan:
Postingan (Atom)