BAHAN
1. urine sapi 60 liter
2. air 40 liter
3. 1 kg jahe
4. 1 kg kunyit
5. 1 kg kencur
6. 2 kg laos
7. 2 kg temuawak
8. 2 kg temuireng
9. 2 kg jengkol
10. 2kg molases
11. 0,5 kg terasi
12. 100 ml EM4
13. 0,5 kg daun lamtoro
ALAT
1. penumbuk
2.drum
3.timbangan
5.gelas ukur
CARA PEMBUATAN
1.bahan-bahan jahe, kunyit, kencur, laos, temulawak, temuireng, jengol dan daun lamtoro ditumbuk sampai halus.
2.Semua bahan yang telah dihaluskan lalu dimasukkan ke dalam drum.
3.Tambah 60 lt urine sapi yang telah ditampung dalam drum plastik, lalu aduk bersama bahan-bahan lainnya.
4.Terasi dihaluskan, campurkan dengan molases, ditambahkan EM4, lalu didiamkan selama 2 jam.
5. Campuran terasi molases dan EM4 dimasukkan ke dalam drum plastik. Setelah itu ditambah air lagi hingga mencapai volume 100 liter. Aduk semua bahan hingga homogen
6.Difermentasi selama 21 hari.
Rabu, 19 Oktober 2011
AMONIASI KULIT KOPI
AMONIASI KULIT KOPI
ALAT
1.Timbangan
2.gelas ukur
3.terpal plastik
4.kantong plastik (disesuaikan dengan jumlah bahan)
5.Ember
6.pengaduk.
BAHAN
1.kulit kopi
2.urea 4-5 %
3.air secukupnya
CARA KERJA
1.Kulit kopi dihamparkan pada terpal / lembaran plastik berukuran 180 x 200 cm2.
2.Masukkan 14 liter air ke dalam ember, tambah 1 kg urea ke dalamnya dan diaduk terus sampai semua urea terlarut.
3.Siramkan larutan urea ke kulit kopi secara merata, kemudian dibolak-balik sampai seluruh bagian kulit basah oleh larutan tersebut.
4.Masukkan kulit kopi ke dalam plastik kantong (90x 100 cm) secara rangkap, kemudian dipadatkan, dan diikat erat-erat.
5.Pastikan tak ada kebocoran pada kantong plastik. Setelah empat minggu, amoniasi kulit kopi sudah dapat dibuka. Amoniasi diangin-anginkan selama 1-2 hari, sampai bau menyengat amoniak hilang.
6.Hasil amoniasi bisa digunakan sebagai pakan sapi atau domba.
ALAT
1.Timbangan
2.gelas ukur
3.terpal plastik
4.kantong plastik (disesuaikan dengan jumlah bahan)
5.Ember
6.pengaduk.
BAHAN
1.kulit kopi
2.urea 4-5 %
3.air secukupnya
CARA KERJA
1.Kulit kopi dihamparkan pada terpal / lembaran plastik berukuran 180 x 200 cm2.
2.Masukkan 14 liter air ke dalam ember, tambah 1 kg urea ke dalamnya dan diaduk terus sampai semua urea terlarut.
3.Siramkan larutan urea ke kulit kopi secara merata, kemudian dibolak-balik sampai seluruh bagian kulit basah oleh larutan tersebut.
4.Masukkan kulit kopi ke dalam plastik kantong (90x 100 cm) secara rangkap, kemudian dipadatkan, dan diikat erat-erat.
5.Pastikan tak ada kebocoran pada kantong plastik. Setelah empat minggu, amoniasi kulit kopi sudah dapat dibuka. Amoniasi diangin-anginkan selama 1-2 hari, sampai bau menyengat amoniak hilang.
6.Hasil amoniasi bisa digunakan sebagai pakan sapi atau domba.
Senin, 17 Oktober 2011
U M B

U M B (Urea Molases Block)
UMB merupakan pakan suplemen terutama untuk ternak-ternak yang dikandangkan atau digembalakan. Hasil penelitian Balitnak (1997) menyebutkan bahwa pemberian pada kambing PE mencapai pubertas 20 hari lebih cepat dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan UMB.
Contoh formulasi UMB
1. Urea 3 %
2. Molases 60 %
3. Dedak padi 20 %
4. CaCo3 4 %
5. mineral campuran 6 %
6. serbuk gergaji 7 %
Alat :
1. timbangan
2. wadah
3. wajan
4. kompor
5. pencetak
Cara Pembuatan :
1. timbang semua bahan sesuai formulasi
2. campur bahan I meliputi urea, CaCo3, mineral campuran
3. campur bahan II meliputi dedak padi dan serbuk gergaji
4. tuang molases sedikit demi sedikit sambil diremas -remas hingga tidak menggumpal
5. masukkan ke wajan dengan api kecil (suhu 60-80 C) sambil diaduk-aduk selama 3-4 menit
6. bahan UMB yang masih panas langsung dicetak dalam cetakan dan diangin-anginkan
Pemberian ke ternak :
1. UMB diberikan sebelum pemberian pakan hijauan
2. Dosisi pemberian pada sapi 1-2 kali/ hari. 1 blok UMB diatur habis selama 3 hari
3. dosisi pemberian pada domba / kambing 2 kali / hari. 1 blok UMB diatur habis dalam 10 hari
catatan : untuk bahan UMB menyesuaikan dengan bahan pakan yang tersedia
Langganan:
Postingan (Atom)