Kelebihan dan kelemahan berbagai jenis alas kandang
Kandang Postal
Kelemahan :
1. Bila ada wabah cepat menular
2. Bila basah jadi sarang penyakit
3. Mudah terjadi kanibal
4. Sukar menyeleksi
5. Petelur condong mengeram
6. Ada ayam baru , litter harus diganti
Kebaikan :
1. Murah dan praktis
2. Tidak perlu tiap hari dibersihkan
3. Litter merupakan sumber vitamin
4. Lantai tidak cepat rusak dan keselamatan kaki terpelihara
5. Bau berkurang dan menjadi tempat mengais
Kandang Battery
Kelemahan :
1. Mahal
2. Banyak lalat dan bau
3. Sering terjadi kelumpuhan
4. Sering terjadi defisiensi mineral
5. Produksi telur lebih sedikit daripada postal
Kelebihan :
1. Hemat tempat
2. Mudah kontrol
3. Telur bersih
4. Mengurangi kanibal
5. Energi tidak banyak terbuang
6. Mengurangi penularan penyakit
Kandang ren
Kelamahan :
1. Perlu tempat luas
2. Mudah terserang penyakit ditularkan melalui burung dan udara
3. Mudah kena parasit (cacing, kutu)
4. Energi banyak terbuang
5. Tidak dapat diterapkan di pegunungn dan banyak hujan
Kelebihan :
1. Murah dan praktis
2. Tidak perlu tiap hari dibersihkan
3. Litter merupakan sumber vitamin
4. Lantai tidak cepat rusak dan keselamatan kaki terpelihara
5. Bau berkurang dan menjadi tempat mengais
6. Pergerakan cukup
7. Sinar cukup
8. Ada tambahan mineral dan vitamin
Kandang kombinasi
Kelemahan :
1. Perlu keahlian khusus
2. Perlu bahan beraneka ragam
Kelebihan :
1. Saling menutupi kelemahannya
2. Dapat disesuaikan dengan kebutuhan, tempat, biaya dan kondisi yang ada
Tipe Kandang Tertutup
Gambar kandang tertutup dengan blower fan
Faktor-faktor yang mempengaruhi kandang tipe tertutup ;
1. Mengatur kecepatan aliran udara (air velocity) agar tetap ideal yaitu 350-475 feet/ menit
2. Mengatur pergantian udara (air exchange rate) dalam kandang, pergantian udara 1 kali/ menit berguna untuk mengurangi panas yang dihasilkan ayam di dalam kandang.
3. Membuat air deflector, sejenis sekat yang dipasang di bagian atap kandang.
4. Menentukan besar lubang masuk udara (air inlet)
5. Mengatur temperatur dan kelembapan harus disesuaikan dengan kebutuhan ayam
6. Menjaga litters tetap kering sehingga gas ammonia tidak lebih dari 20 ppm
7. Melakukan pemeliharaan dengan teliti dan tepat
Beberapa cara untuk mengatasi udara panas pada kadang tertutup ;
1. Memasang insulasi di atap kandang. Insulasi adalah semua bahan yang dapat mengurangi kecepatan perpindahan panas dari satu area ke area yang lain.
2. Memasang kipas angin (blower fan), biasa digunakan ukuran 24 inch, 36 inch dan 42 inch. Kipas diletakkan di bawah atau diatas dengan ketinggian 0,5-1,2 m dari lantai
3. Membuat hujan buatan, kandang menggunakan nosel yang mengeluarkan air di atas saat cuaca panas
4. Memasang kipas kabut di dalam kandang (fogger fan), merupakan perpaduan kipas dengan nosel sehingga menimbulkan kabut yang dapat mengurangi udara panas dalam kandang
5. Menanam pohon di sekitar kandang dengan jarak 10 meter.
6. Menanam rumput atau tanaman pendek di sekitar kandang untuk menyerap panas matahari